KLAS JAN HUNTELAAR

TOTAL footbal ala Belanda selalu mampu melahirkan penyerang-penyerang hebat. Setelah Ruud Van Nistelrooy, kini telah muncul pemain baru yang diperkirakan akan menjelma menjadi salah seorang striker top dunia. Dialah Klaas Jan Huntelaar striker oportunis berusia 24 tahun yang sekarang memperkuat Ajax Amsterdams.

Karier professional Huntelaar dimulai saat bergabung dengan PSV Eindhoven di usia 18 tahun. Namun Huntelaar tidak mendapat kesempatan di PSV. Pemain kelahiran 12 Agustus 1983 ini hanya bermain sekali. Itu pun hanya menjadi pengganti Mateja Kezman. Hingga akhirnya PSV meminjamkannya ke De Graafschap dan AGOVV musim berikutnya untuk berkembang.

Memperkuat AGOVV di Divisi 1 Liga Belanda, Huntelaar sempat menunjukkan tajinya dengan mencetak 26 gol dari 35 kesempatannya. Namun tetap saja gagal membuat PSV terus menggunakan jasanya.

Huntelaar akhirnya dilepas ke sesama klub Eredivisie, Heerenven pada tahun 2004 dengan transfer 100 ribu euro. Di klub inilah pemain yang menimba ilmu sepakbola sejak usia 5 tahun ini mulai menemukan kebintangannya. Selama dua musim, Huntelaar berhasil mengoleksi 34 gol dari 46 penampilannya di semua ajang yang diikuti.

Terpikat dengan produktivitas Huntelaar, Ajax  akhirnya mengikat pemain yang mengaku banyak mempelajari gaya bermain Marco Van Basten dan Fernando Morientes ini pada pertengahan musim kompetisi 2005-06 dengan transfer 9 juta euro. Bersama Ajax, Huntelaar butuh waktu lima pertandingan sampai akhirnya mencetak gol pertamanya. Uniknya, gol tersebut disarangkan ke gawang bekas klubnya, Heerenven.

Selama paruh musim pertamanya di Ajax, pemain berjuluk The Hunter ini berhasil mencetak 16 gol dari 15 penampilannya. Kemudian musim berikutnya dia membuat 21 gol dari 32 penampilan.

Karier cemerlang Huntelaar membuatnya banyak diincar klub-klub besar Eropa. Namun keinginan Ajax untuk menjaga aset berharganya lebih lama lagi selaras dengan harapan Huntelaar yang ingin bertahan.

Meski begitu, dengan penampilan yang semakin berkembang setiap musimnya, sepertinya Ajax harus bekerja keras untuk menahannya. Maklum, pemain sepertinya tinggal menunggu waktu untuk pindah ke liga besar Eropa lainnya.

Ditulis dalam Bola. Leave a Comment »

Inter Campione

Inter campione itulah yang diteriakkan para interisti ketika J. Zanetti dkk melakukan pertandingan hidup dan mati melawan klub yang sedang terjerat degradasi AC Parma. Inter yang berambisi mempertahankan gelarnya sedang membutuhkan kemenangan karena hanya berselisih satu poin dengan peringkat kedua As Roma sedangkan lawannya AC Parma sedang berjuang menyelamatkan diri dari degradasi.

Pertandingan berjalan seru karena kedua tim saling bermain terbuka terutama para pemain Inter Milan yang tak kenal leleh berjuang untuk meraih gelar yang ke-16 nya. Apalagi pada menit ke 5 terdengar kabar bahwa musuh terdekatnya AS Roma telah unggul 1 – 0 atas lawannya catania. Para pemain Inter semakin gencar melakukan serangan untuk membuat gol, akan tetapi sampai babak pertama usai skor masih tetap sama 0 – 0.

pada babak kedua Inter melakukan pergantian pemain dengan memasukkan sriker andalannya Zlatan Ibrahimovic’. Pergantian itu ternyata membuahkan hasil Ibra berhasil mencetak gol pembuka bagi Inter. Dengan lahirnya gol itu para pemain inter semakin gencar melakukan serangan terbukti pada menit akhir pertandingan Ibra berhasil menambah keunggulan inter menjadi 2 – 0. Para pemain interpun merayakan kemenangannya meraih gelar yang ke-16 nya, tapi buat parma kekalahan ini membuatnya tidak dapat bertahan lagi di Seri A karena pada pertandingan lainnya Catanian bisa menahan imbang AS Roma 1 – 1.

beruntunglah Inter memilki pemain sekelas Zlatan Ibrahimovic’ yang selalu dapat membawa kemenangan buat Inter Milan. TERIMA KASIH IBRA KAMU BEGITU SPEKTAKULER kata-kata itulah yang bisa disampaikan oleh Interisti.

Ditulis dalam Bola. Leave a Comment »

KARIM BENZEMA “New Zidane”

Lahir: Dec 19, 1987
Tempat Lahir : Lyon
Kewarganegaraan: Perancis
Olimpic Lyon

Lagi-lagi Benzema tampil istimewa di partai perdana. Kali ini dia mengundang decak kagum ketika mencetak satu-satunya gol ke gawang Austria dalam debutnya bersama timnas Perancis (28/003/07).
INILAH striker muda asal Perancis yang potensial menjadi salah satu penyerang terbaik di dunia. Karim Benzema namanya. Dia merumput di Olympique Lyonnais dan menjadi andalan di sana.

Kehebatannya sebagai striker tidak perlu diragukan lagi. Ada yang bilang teknik bermainnya mirip Thierry Henry. Kemampuan mengecoh lawannya hampir sama dengan Nicolas Anelka. Selain itu, dia juga lihai menyundul layaknya David Trezeguet.

Anehnya dia sering disebut Zinedine Zidane baru. Padahal posisi Benzema berbeda dengan sang maestro. Zizou adalah ruh permainan sebuah tim di lini tengah, sementara dirinya pendobrak pertahanan lawan di lini depan. Tapi memang ada kesamaan di antara keduanya selain sama-sama berdarah Aljazair. Baik Zizou dan Benzema, sangat anggun dan elegan ketika memainkan bola.

Meski begitu, dibandingkan dengan pemain sekelas Zidane, Benzema rendah hati menolaknya. Dengan segala hormat kepada Zizou, Benzema mengaku dia bukan panutannya. “Sejak kecil Ronaldo adalah idolaku. Dialah sumber inspirasiku,” katanya.

Wajar karena naluri Benzema sesungguhnya striker. Talentanya mulai diendus pemandu bakat Lyon ketika bermain di Bron Terraillon pada 1996. Umur Benzema waktu itu baru sembilan tahun, namun Lyon sudah ngebet menggaetnya ke tim junior.

Penciuman yang jitu. Di tim junior Lyon, perkembangan Benzema sangat pesat. Itu membuatnya dipercaya memperkuat tim U-16, U-17, dan U-18 Perancis. Selama itu Benzema menciptakan prestasi hebat dengan mencetak 20 gol dalam 35 pertandingan.

Ini membuatnya segera naik kelas ke tim senior. Dan, pada musim 2004-05, dia melakukan debutnya di Ligue 1 melawan Metz.

Meski tampil menawan di partai perdana, Benzema masih dianggap terlalu muda. Dia pun terpaksa menghuni bangku cadangan. Namun itu tidak bertahan lama. Musim 2006-07, Benzema sudah menduduki posisi inti Lyon. Prestasi yang hebat untuk pemain berumur 19 tahun seperti dirinya.

Sesudah itu Benzema makin mantap di Lyon. Apalagi dia menunjukkan kelasnya dengan tampil menawan di segala posisi di lini depan. Benzema tidak canggung bermain sebagai penyerang kiri, kanan, atau striker utama. Ini membuatnya makin dipercaya sebagai calon penyerang utama Les Bleus di masa depan.

Kontan banyak tim besar Eropa ingin memakai tenaganya. Mulai dari Real Madrid, Manchester United, AC Milan, hingga Arsenal dikabarkan meminatinya. Tapi Lyon tampak enggan melepasnya. Terbukti Benzema kini mereka ikat hingga 2013 dengan opsi perpanjangan kontrak satu tahun lagi. Di kontrak barunya ini Benzema mendapat bayaran sebesar 400 ribu euro (sekitar Rp5,8 miliar) per bulan, sehingga menjadikannya pemain dengan gaji tertinggi di Ligue 1.

Ini tanda Lyon benar-benar tidak mau kehilangan dirinya. Maklum, Les Gones tahu Benzema bakal menjadi salah satu penyerang terbaik di dunia suatu saat nanti.

Ditulis dalam Bola. Leave a Comment »

KARIM BENZEMA

Lahir: Dec 19, 1987
Tempat Lahir : Lyon
Kewarganegaraan: Perancis
Klub : Olympic Lion 
Lagi-lagi Benzema tampil istimewa di partai perdana. Kali ini dia mengundang decak kagum ketika mencetak satu-satunya gol ke gawang Austria dalam debutnya bersama timnas Perancis (28/003/07).

INILAH striker muda asal Perancis yang potensial menjadi salah satu penyerang terbaik di dunia. Karim Benzema namanya. Dia merumput di Olympique Lyonnais dan menjadi andalan di sana.

Kehebatannya sebagai striker tidak perlu diragukan lagi. Ada yang bilang teknik bermainnya mirip Thierry Henry. Kemampuan mengecoh lawannya hampir sama dengan Nicolas Anelka. Selain itu, dia juga lihai menyundul layaknya David Trezeguet.

Anehnya dia sering disebut Zinedine Zidane baru. Padahal posisi Benzema berbeda dengan sang maestro. Zizou adalah ruh permainan sebuah tim di lini tengah, sementara dirinya pendobrak pertahanan lawan di lini depan. Tapi memang ada kesamaan di antara keduanya selain sama-sama berdarah Aljazair. Baik Zizou dan Benzema, sangat anggun dan elegan ketika memainkan bola.

Meski begitu, dibandingkan dengan pemain sekelas Zidane, Benzema rendah hati menolaknya. Dengan segala hormat kepada Zizou, Benzema mengaku dia bukan panutannya. “Sejak kecil Ronaldo adalah idolaku. Dialah sumber inspirasiku,” katanya.

Wajar karena naluri Benzema sesungguhnya striker. Talentanya mulai diendus pemandu bakat Lyon ketika bermain di Bron Terraillon pada 1996. Umur Benzema waktu itu baru sembilan tahun, namun Lyon sudah ngebet menggaetnya ke tim junior.

Penciuman yang jitu. Di tim junior Lyon, perkembangan Benzema sangat pesat. Itu membuatnya dipercaya memperkuat tim U-16, U-17, dan U-18 Perancis. Selama itu Benzema menciptakan prestasi hebat dengan mencetak 20 gol dalam 35 pertandingan.

Ini membuatnya segera naik kelas ke tim senior. Dan, pada musim 2004-05, dia melakukan debutnya di Ligue 1 melawan Metz.

Meski tampil menawan di partai perdana, Benzema masih dianggap terlalu muda. Dia pun terpaksa menghuni bangku cadangan. Namun itu tidak bertahan lama. Musim 2006-07, Benzema sudah menduduki posisi inti Lyon. Prestasi yang hebat untuk pemain berumur 19 tahun seperti dirinya.

Sesudah itu Benzema makin mantap di Lyon. Apalagi dia menunjukkan kelasnya dengan tampil menawan di segala posisi di lini depan. Benzema tidak canggung bermain sebagai penyerang kiri, kanan, atau striker utama. Ini membuatnya makin dipercaya sebagai calon penyerang utama Les Bleus di masa depan.

Kontan banyak tim besar Eropa ingin memakai tenaganya. Mulai dari Real Madrid, Manchester United, AC Milan, hingga Arsenal dikabarkan meminatinya. Tapi Lyon tampak enggan melepasnya. Terbukti Benzema kini mereka ikat hingga 2013 dengan opsi perpanjangan kontrak satu tahun lagi. Di kontrak barunya ini Benzema mendapat bayaran sebesar 400 ribu euro (sekitar Rp5,8 miliar) per bulan, sehingga menjadikannya pemain dengan gaji tertinggi di Ligue 1.

Ini tanda Lyon benar-benar tidak mau kehilangan dirinya. Maklum, Les Gones tahu Benzema bakal menjadi salah satu penyerang terbaik di dunia suatu saat nanti.

Ditulis dalam Bola. Leave a Comment »

Cristiano Ronaldo

Lahir: Feb 05, 1985
Tempat Lahir : Funchal
Kewarganegaraan: Portugal

Manchester United

Cristiano Ronaldo termasuk pemain revolusioner yang memberi warna baru di sepak bola. Lihat saja olah bolanya. Meski posisi naturalnya gelandang sayap, bintang Manchester United ini mudah mencetak gol layaknya striker.

MU menggaetnya dari Sporting Lisbon pada awal musim 2003-04 dengan tebusan 12,24 juta pounds (sekitar Rp221,291 miliar). Pemincunya MU baru saja beruji coba dengan Sporting. Di pesawat sekembali dari Portugal, sejumlah pemain MU yang terpesona kepadanya mendesak manajer Sir Alex Ferguson untuk merekrut Ronaldo.

Keputusan Ferguson meluluskan permintaan para pemainnya tidak sia-sia. Di MU, Ronaldo berkembang menjadi pemain yang istimewa. Pada musim pertama dia sudah mengundang decak kagum. Salah satunya karena mencetak satu dari tiga gol MU di final Piala FA melawan Milwall.

Musim 2004-05, Ronaldo makin berkembang. Permainannya lebih efektif. Ronaldo tidak lagi gemar pamer olah bola yang atraktif belaka. Ini mengantarnya mendapatkan penghargaan FIFPro Special Young Player of the Year 2005.

Koleksi gelarnya bertambah lagi di musim 2005-06. Ronaldo mengantar MU meraih gelar juara Piala Liga Inggris, setelah mengalahkan Wigan Athletic 4-0. Lagi-lagi Ronaldo menyumbang satu gol di partai final.

Menjelang musim 2006-07, Piala Dunia 2006 bergulir. Di ajang tersebut, Ronaldo menjadi sorotan karena dianggap memperovokasi wasit untuk mengeluarkan rekan setimnya, Wayne Rooney dalam partai Inggris versus Portugal. Kejadian ini sempat membuat Ronaldo dicemooh fans dan dikabarkan akan pindah dari MU.
Kenyataan yang terjadi bertolak belakang. Ronaldo bertahan di MU, meski mendapat tekanan besar. Hebatnya dia membuktikan dirinya bintang sejati. Begitu tertekan, penampilannya melonjak drastis. Ronaldo berkembang menjadi pemain produktif. Faktanya, 17 gol dicetaknya di musim 2006-07. Gol-gol itu berperan besar mengantar MU menjuarai Premier League.

Namun Ronaldo tidak mau berhenti. Di musim 2007-08, dia kembali memperlihatkan dirinya mampu tampil lebih baik. Terbukti jumlah golnya di Premier League di musim lalu sudah terlampaui. Jika terus seperti ini, tidak aneh jika suatu saat Ronaldo akan menjadi pemain terbaik di dunia.

Ditulis dalam Bola. Leave a Comment »

Idola Baru Di Giuseppe Meazza

Nama: Ibahimovic’

Lahir: Oct 03, 1981
Tempat Lahir : Malmoe
Kewarganegaraan: Swedia

Klub: Internasionale Milan FC

Beruntunglah Inter Milan memiliki striker seperti Zlatan Ibrahimovic. Sebagai penyerang, Ibra layak disebut striker plus sebab tidak hanya lihai mencetak gol, namun juga bisa diandalkan dalam mengkreasi serangan.

Ibra memperlihatkannya di dua musim terakhir di La Beneamata. Sejak ditransfer pada musim 2006-07 dari Juventus, Ibra langsung menjadi motor serangan Inter. Hasilnya, scudetto diraih timnya pada akhir musim. Selain itu, dia juga berpeluang besar mempertahankannya di musim 2007-08.

Lahir di Swedia pada 3 Oktober 1981, Ibra merupakan keturunan Kroasia dan Bosnia. Sejak usai 8 tahun, dia sudah bergabung di klub Malmo Anadolu B.I. Dua tahun sesudahnya Ibra bermain di FKB Balkan.

Pada 1995, Ibra pindah ke FC Malmo. Empat tahun berikutnya dia sudah menembus tim utama dan bermain liga teratas Swedia. Saat itulah talentanya mulai terendus tim-tim besar Eropa. Waktu itu manajer Arsenal, Arsene Wenger berupaya meminangnya, namun tawarannya ditolak Malmo.

Pelatih Ajax Amsterdam saat itu, Leo Beenhakker juga terpesona kepadanya sesudah melihat gol istimewanya ke gawang Moss FK. Maka, Beenhakker tak segan mengeluarkan uang 7,8 juta euro untuk memecahkan rekor transfer termahal di Swedia demi menggaet Ibra. Transaksi itu terjadi pada 22 Maret 2001.

Mulailah Ibra memulai petualangan di Ajax. Dasar pemain istimewa, dia langsung menjadi bintang. Ibra merebut gelar juara Eredivisie 2001-02 dan 2003-04 serta KNVB Cup 2001-02. Sayang, kariernya di Ajax dinodai oleh sikap temperamentalnya. Ibra pernah menyerang rekan setimnya, Rafael van der Vaart sehingga akhirnya dijual ke Juventus pada musim 2004-05.

Namun uang 19 juta euro yang dikeluarkan Juventus untuk membelinya tidak sia-sia. Ibra menjadi salah satu kekuatan utama I Bianconeri. Bahkan dia mampu menggeser bintang seperti Alessandro Del Piero ke bangku cadangan.

Dua musim di Juventus, Ibra meraih dua scudetto, sebelum dilepas akibat kasus Calciopoli. Saat itulah, statusnya sebagai pemain papan atas mulai mapan. Tapi dia masih tak lepas dari kritik karena dianggap kurang “mematikan” di depan gawang.

Ibra kemudian memilih pindah ke Inter, sesudah Juventus terdegradasi ke Serie-B pada musim 2006-07. Di sinilah dia membuktikan kritik tersebut salah. Ibra mencetak 15 gol di Serie-A. Rekor ini memang masih kalah di banding 16 gol yang dicetaknya di musim 2004-05 bersama Juventus. Namun dalam hal rata-rata, prestasi Ibra meningkat karena melakukannya hanya dalam 27 partai saja atau 8 partai lebih sedikit dibanding musim 2004-05.

Ditulis dalam Bola. Leave a Comment »

Cesc Fabregas


Nama : Ces Fabregas
Lahir: May 04, 1987
Tempat Lahir : Casal de Curacion
Kewarganegaraan: Spanyol

Permainan indah dan agresif ala Arsenal tidak bisa dilepaskan dari peran Francesc Fabregas. Gelandang asal Spanyol inilah otak permainan The Gunners.

Fabregas dikenal sebagai seorang playmaker andal. Umpan-umpannya jitu dan terukur. Padahal Fabregas masih terhitung belia. Umurnya baru menginjak 20 tahun. Tapi, hebatnya dia mampu bermain seperti pemain dewasa yang telah kenyang pengalaman.
Fabregas direkrut Arsenal dari Barcelona dengan tebusan 2,25 juta pounds (sekitar Rp40,8 miliar) pada Oktober 2003. Dia melakukan debut di Arsenal dengan bermain melawan Rotherham United di Piala Carling (28/10/03). Ini menjadikannya pemain termuda yang pernah membela Arsenal. Waktu itu Fabregas berumur 16 tahun 177 hari.
Permainan indah dan agresif ala Arsenal tidak bisa dilepaskan dari peran Francesc Fabregas. Gelandang asal Spanyol inilah otak permainan The Gunners.

Pada musim 2007-08, Fabregas makin berkembang. Terbukti dia mampu menaikkan ketajamannya. Wajar manajer Arsenal, Arsene Wenger melakukan tindakan tidak biasa. Pada Oktober 2006, dia memperpanjang kontrak Fabregas hingga 2014. Tindakan yang istimewa karena biasanya Wenger engan mengontrak pemain dalam jangka panjang. Tapi demi Fabregas, Wenger rela melakukannya karena sadar pemain ini adalah otak permainan dan masa depan The Gunners.
Kendati demikian, Fabregas belum merasakan Premier League. Baru di musim 2004-05, dia tampil di Premier League. Debutnya terjadi 15 Agustus 2004 melawan Everton. Lagi-lagi, debutnya menjadi rekor. Fabregas menjadi pemain termuda Arsenal yang pernah bermain di Premier League. Dia melakukannya di umur 17 tahun 103 hari.

Tampil di tim utama pada musim kedua di Arsenal sebelumnya tak pernah terbayangkan oleh Fabregas. Maklum, di Arsenal bercokol gelandang hebat seperti Patrick Vieira. Namun kenyataan berbeda. Fabregas sering ditampilkan seiring cedera yang menimpa Vieira.
Lambat laun penampilan Fabregas terus berkembang. Dirinya makin memperlihatkan kemampuan sebagai jendral lapangan tengah. Ini membuat Arsenal berani melepas Vieira ke Juventus pada awal musim 2005-06 karena yakin terhadap kemampuannya. Bukti kepercayaan The Gunners salah satunya diperlihatkan dengan memberikan nomor kostum 4 yang dulu dipakai Vieira kepadanya.

Sesudah itu Fabregas mantap menjadi pemain utama. Hasilnya sungguh positif. Dia berhasil mengantar timnya menembus final Liga Champions 2005-06. Sayang timnya kalah dari Barcelona.

Musim berikutnya, Fabregas tetap mempertahan posisinya. Dia dimainkan dalam 38 pertandingan di Premier League. Ini membuatnya mendapat anugerah Golden Boy dari media Italia, Tuttosport.

Pada musim 2007-08, Fabregas makin berkembang. Terbukti dia mampu menaikkan ketajamannya. Wajar manajer Arsenal, Arsene Wenger melakukan tindakan tidak biasa. Pada Oktober 2006, dia memperpanjang kontrak Fabregas hingga 2014. Tindakan yang istimewa karena biasanya Wenger engan mengontrak pemain dalam jangka panjang. Tapi demi Fabregas, Wenger rela melakukannya karena sadar pemain ini adalah otak permainan dan masa depan The Gunners.

Ditulis dalam Bola. Tag: . Leave a Comment »